Pesan Kepala BPSDM Sultra Tutup Orientasi PPPK Gelombang II

  • Reporter: La Niati
  • Editor: Dul
  • 16 Feb 2025
  • 3108 Kali Dibaca

KENDARI, KERATONNEWS.CO.ID – Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang II angkatan VII, VIII, IX, X Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi ditutup, Sabtu tanggal 15 Februari 2025. 

Orientasi tersebut ditutup oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara, Syahruddin Nurdin, SE yang turut dihadiri oleh Koordinator Widyaiswara, Pejabat Struktural Dan Fungsional BPSDM Sultra, widyaiswara/instruktur dan pelatih/Korlap dan petugas kelas, serta seluruh peserta orientasi PPPK. 


Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Syahruddin Nurdin, SE dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara disebutkan bahwa untuk mewujudkan tujuan nasional, dibutuhkan pegawai ASN (PNS DAN PPPK) yang diserahi tugas untuk melaksanakan tugas pelayanan publik, dan tugas pemerintahan. 

“Aparatur sipil negara sebagai unsur utama sumber daya manusia (SDM) aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” ungkapnya. 


“Sosok PPPK yang mampu memainkan peran tersebut adalah PPPK yang mempunyai kompetensi dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tanggungjawab sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan,” sambungnya.  

Untuk dapat membentuk sosok PPPK tersebut kata Syahruddin Nurdin, sesuai Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja dan Keputusan Kepala LAN Nomor 289 Tahun 2022 tentang pedoman orientasi kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bertujuan memperkenalkan nilai-nilai, tugas, dan fungsi aparatur sipil negara kepada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, yaitu penyelenggaraan pelatihan yang memungkinkan peserta mampu menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang diamati, diukur, dan dikembangkan dalam melaksanakan tugas jabatannya dalam rangka pengayaan pengetahuan pppk sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah. 


“Core values berakhlak merupakan singkatan dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif yang diluncurkan dengan tujuan menyeragamkan nilai-nilai dasar ASN se-Indonesia dan employer branding “bangga melayani bangsa” agar dapat dipahami, sehingga akan melandasi pola pikir dan perilaku seluruh ASN dalam melaksanakan tugasnya, sehingga menjadi landasan budaya kerja ASN yang profesional, lincah, dan inovatif,” jelasnya. 

Kata dia, era revolusi ini, segala gerak-gerik sebagai ASN mudah sekali disorot dan dinilai publik. Masyarakat dengan mudah mengakses berita dan melakukan penilaian terhadap ASN. Oleh karena itu, sebagai ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebaiknya dapat melaksanakan tupoksi  sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik, perekat dan pemersatu bangsa. 


“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada saudara-saudara yang telah mengikuti dan melalui orientasi ini, semoga bermanfaat bagi organisasi dan pengembangan individu saudara masing-masing. Dan pelaksanaan orientasi pengenalan fungsi dan tugas ASN melalui mooc PPPK LAN RI tetap dilanjutkan sampai anda dinyatakan tuntas / lulus berdasarkan pernyataan sistem yang dibuktikan dengan sertifikat,” ucap Syahruddin Nurdin.

“Kepada para panitia penyelenggara dan pengampu materi saya menyampaikan terima kasih atas segala bantuan dan partisipasinya, semoga jerih payah, pengorbanan yang telah saudara-saudara berikan didalam penyelenggaran orientasi ini akan mempunyai arti dan manfaat bagi peserta dan bernilai ibadah disisi Allah Swt,” pungkasnya. (ADV)