- Advertorial
- 7 bulan yang lalu
Pemkab Kolut Gandeng Investor di KUITF 2026, HIPMI Soroti Peluang Dongkrak PAD
- Reporter: LM Ismail
- Editor: Dul
- 12 Mei 2026
- 8021 Kali Dibaca
BPC HIPMI Kolaka Utara bersama Pemkab KUITF 2026.
KOLUT, KERATONNEWS.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggandeng investor melalui gelaran Kolaka Utara Industry Trade and Investment Forum (KUITF) 2026 di Surabaya sebagai upaya membuka peluang investasi yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi baru di daerah tersebut.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari BPC HIPMI Kolaka Utara (Kolut). Sekretaris BPC HIPMI Kolut, Deddy Suparman, menilai forum itu sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menarik minat investor untuk masuk dan berinvestasi di Kolaka Utara.
“Ini merupakan langkah awal yang sangat baik dari Pemerintah Daerah Kolaka Utara dalam menggandeng investor guna meningkatkan PAD. Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah, khususnya Dinas Perindustrian yang menjadi motor penggerak kegiatan ini,” ujar Deddy Suparman, Senin (11/5/2026).
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi mampu melahirkan kerja sama konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi tonggak awal kebangkitan Kolaka Utara di sektor komoditas pertanian, terutama kakao dan kelapa. Semoga proses hilirisasi dapat terus dikawal hingga terealisasi,” lanjutnya.
Sementara itu, Bupati Kolut, Nur Rahman Umar, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mentransformasi ekonomi Kolaka Utara dari penghasil bahan mentah menjadi pusat agroindustri bernilai tambah tinggi.
Dalam forum tersebut, pemerintah memaparkan potensi besar sektor kakao rakyat seluas 79.290 hektare dengan produksi mencapai 65.000 ton pada 2024.
Selain kakao, komoditas kelapa juga dinilai memiliki prospek besar untuk pengembangan industri turunan, seperti Virgin Coconut Oil (VCO), minyak kelapa, hingga arang tempurung.(B)