Hugua Resmi Lepas 41 Petugas Ibadah Haji Tahun 2025 Sultra

  • Reporter: Israwati
  • Editor: Dul
  • 30 Apr 2025
  • 3483 Kali Dibaca

KENDARI, KERATONNEWS.CO.ID- Sebanyak 41 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi resmi di lepas.

Dengan rincian 4 orang PPIH Arab Saudi, 10 orang PPIH kloter dan pembimbing ibadah, 15 orang petugas haji daerah, 2 orang KBIHU, dan 10 orang petugas TKHI.

Pelepasan PPIH ini dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Ir. Hugua di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (30/04/2025).

Dalam sambutannya, Hugua menyampaikan PPIH ini memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji, baik layanan umum, bimbingan, ibadah maupun layanan kesehatan jemaah haji.

"Saya yakin masing-masing petugas haji dapat memahami tugas dan fungsinya dengan baik dan benar," kata Hugua.

Wagub juga mengapresiasi atas terselenggaranya bimbingan teknis petugas haji di Asrama Haji Makassar yang diikuti seluruh tugas PPIH Sultra. Dengan bimbingan teknis tersebut diharapkan dapat menghasilkan output para petugas haji profesional yang lebih memahami tugas  dan fungsinya dalam bimbingan, pembinaan dan pelayanan jemaah haji Sulawesi Tenggara 

Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini menyampaikan pesan dan harapan kepada para petugas sebelum keberangkatan mendampingi jemaah haji Sultra yakni : 

Pertama, perbaiki niat bahwa menunaikan ibadah haji semata mata untuk mengharapkan pahala dan ridha Allah SWT.


Kedua, senantiasa menjaga kekompakan dan sinergitas baik dengan jemaah, maupun dengan sesama petugas haji nasional dan petugas haji daerah.

"Saya yakin dengan kekompakan dan kerjasama yang baik antar petugas haji dan jemaah dapat mewujudkan penyelenggaraan haji yang tertib, aman dan lancar," ungkap Wagub.

Ketiga, selalu menjaga stamina dan kesehatan mengingat petugas haji memiliki tugas ekstra yang lebih menuntut kebugaran dan kesehatan tubuh.

Keempat, selain niat ibadah haji, para petugas haji juga berniat dengan penuh ketulusan dan kesungguhan untuk mengemban amanah sebagai petugas haji, baik pada bidang layanan umum, layanan bimbingan ibadah, dan bidang layanan kesehatan dengan senantiasa mengedepankan kepentingan jemaah.

Serta memberikan prioritas kepada jemaah haji lansia dan disabilitas untuk turut mendukung dan menyukseskan tagline haji Indonesia tahun 2025 yakni "Haji Ramah Lansia dan Disabilitas".

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, Muhammad Saleh mengaku bersyukur karena Kementerian Agama berhasil meningkatkan kuota petugas haji Indonesia tahun 2025.

"Kuota ini dari 2.210 orang atau 1 persen menjadi 4.420 orang atau 2 persen dari jumlah jemaah haji Indonesia sebanyak 221.000 orang," jelasnya.


Ia berharap petugas haji yang dilepas bisa menghayati tentang tugas dan fungsinya untuk membantu para jemaah haji.

Pelepasan ini juga menandakan semakin dekat jemaah haji Sultra akan bertolak ke tanah suci yang diperkirakan 21 Mei 2025.

Sementara itu, Petugas Haji Daerah Sultra, Fajar Ishak mengaku telah menyiapkan diri, baik stamina maupun kesehatan sebelum nantinya mendampingi jemaah haji Sultra.

Menurutnya dalam menjalankan tugas diperlukan kekompakan antara sesama petugas, hal ini agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada jemaah haji, baik saat di berangkatkan hingga kembali ke tanah air nantinya.


"Tugasnya kita (PPIH) bukan di layani, tapi melayani jemaah. Jadi kita tidak boleh manja selama menjalankan tugas, melainkan harus tegar, kuat dan harus menjaga kesehatan agar jemaah haji tetap mendapatkan pelayanan maksimal," bebernya.

Anggota DPRD Sultra ini menyampaikan bahwa ia bersama  enam PPIH lainnya bertugas mendampingi 386 jemaah haji yang tergabung dalam kloter UPG 33 Kolaka.

"Jadi totalnya 393 orang dalam satu kloter, 386 jemaah, sisanya petugas," pungkasnya. (Adv)