Aktualisasi Kurikulum Merdeka, Siswa SMAN 4 Kendari Kunjungi Pusat Kebudayaan Kesultanan Buton

  • Reporter: Bardin
  • Editor: Dul
  • 09 Mei 2024
  • 2814 Kali Dibaca

BAUBAU, KERATONNEWS.CO.ID – Para siswa SMA Negeri 4 Kendari melaksanakan kegiatan tour budaya Wisata di Kota Baubau. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum Merdeka dengan tema ‘Kearifan Lokal’.

Dalam kunjungan ini, siswa berjumlah 75 orang yang didampingi 16 Guru dan dimpimpin langsung Kepala Sekolah Liyu, S.Pd, M.Pd dan diagendakan mulai tanggal 8 hingga 11 Mei 2024.

Beberapa lokasi akan menjadi target kunjungan para siswa di hari pertama. Diantaranya obyek situs sejarah Budaya Kawasan benteng Keraton Wolio dan Pusat kebudayaan Wolio yang berada di Kelurahan Baadia. Selain itu akan mengunjungi masjid Keraton, masjid Quba dan mengeleilingi kawasan Benteng Keraton Wolio. Termasuk akan mengeksplore kuliner tradisional Buton. Selain itu akan berinteraksi dengan masyarakat dalam kawasan benteng dan melaksanakan kegiatan permainan tradisional.

Kepala SMAN 4 Kendari Liyu, S.Pd, M.Pd yang turut mendampingi kegiatan study tour mengatakan, tema khusus kegiatan yakni “menelusur Warisan Masa Lampau”.  Agenda ini sangat penting untuk memberikan pembelajaran bagi siswa. Salah satunya dengan memperkenalkan kekayaan budaya tanah air. Apalagi yang ada di daerah sendiri.

“Kita sengaja mengagendakan ini karena untuk menambah pemahaman dan pengetahuan anak anak khususnya tentang budaya.  Ini menjadi tuntutan kurikulum Merdeka belajar. Dimana anak anak melaksanakan kegiatan pembelajaran Projek penguatan profil Pelajar Pancasila. Salah satunya study tour seperti ini,” kata Liyu Kamis (9/5/2024).


Kegiatan ini ditanggapi positif beberap kalangan, salah satunya dari Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Fajar Ishak Dg Jaya, Sh, MH. Ia menilai kegiatan seperti ini selayaknya terus diprogramkan. Sebab, pembelajaran yang langsung dilaksanakan pada obyek pelajaran akan menjadi motivasi bagi para siswa.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus, siswa bisa belajar secara langsung dan tentu akan melekat pengetahuan mereka setelah kembali ke sekolah. Jadi saya salut dengan sekolah yang memberikan pembelajaran langsung seperti ini. Apalagi tentang budaya dan warisan sejarah. Mereka harus paham dan harus ditumbuhkan kecintaan akan nilai nilai sejarah budaya,” ujar legislator daerah pemilihan Kepulauan Buton ini. 

Salah seorang guru di Kota Baubau Muhammad Aris. H, S.Pd juga menyampaikan apresiasi. Kegiatan Projek yang berkesan adalah ketika siswa diberikan pembelajaran langsung di lapangan.

“Mereka akan mampu bercerita setelah pulang ke sekolah. Dan saya yakin mereka pun akan mampu menjelaskan kepada teman dan seusianya. Tentu akan lebih termotivasi karena mereka bisa belajar dalam suasana sambil berwisata,” katanya.

Selain mengajak para siswa mengunjungi pusat kebudayaan kesultanan Buton, rencana pada hari kedua akan dilanjutkan dengan agenda tour wisata di Lokasi Pantai Nirwana Kota Baubau. Selain berwisata, para siswa juga akan melaksanakan agenda pembersihan di lokasi pantai. Hal ini juga sebagi bagian dari pembelajaran kepada siswa agar bisa berpartisipasi dalam mencintai lingkungan.


“Rencananya hari kedua kita ke lokasi wisata Pantai Nirwana. DIsana anak anak juga aka nada agenda bersih bersih pantai. Ini salah satu bentuk edukasi juga kepada mereka. Salah satunya untuk peduli kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Termasuk di lokasi wisata,” tambah Liyu Kepala SMAN 4 Kendari. 

Sementara itu, salah satu peseta study tour, Anawula Rahmadhani Azis, Kelas X-H mengatakan, jika study tour ini memberi dampat positif bagi dirinya. Di aantaranya bisa menambah wawasan, pengetahuan, bertemu hal-hal baru, dan menyegarkan kembali otak. 

“Menurutku sekolah mengadakan study tour biar siswa-siswinya bisa refreshing keluar kelas, biar otak enggak panas. Biar enggak suntuk kalau belajar di dalam kelas terus. Bisa melihat secara langsung objek yang terdapat dalam materi pembelajaran di sekolah. Misalnya disini di Baubau ada Benteng Keraton dan lain-lain. Nah, melalui study tour kita dapat melihat objek tersebut secara langsung,” kata Anawula menjelaskan.(A)