Dinas Ketapang Kota Kendari Gelar Pasar Murah, Ratusan Kilo Komoditi Ludes di Borong Warga

  • Reporter: Israwati
  • Editor: Dul
  • 15 Mar 2023
  • 2137 Kali Dibaca

KENDARI, KERATONNEWS.CO.ID- Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari menggelar gerakan pangan murah di Kantor  Kelurahan Puungaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Rabu (15/3/2023).

Gerakan pangan murah ini dijadwalkan akan dilaksanakan di 48 kelurahan di Kota Kendari, dengan menyediakan sembilan bahan pokok (Sembako).

Untuk kebutuhan komoditas per lokasi pangan murah, diantaranya beras 200 kg, bawang merah 200 kg, bawang putih 200 kg, cabe besar 50 kg, cabe rawit 50 kg.

Telur 150 rak atau 300 kg, gula 700 kg, dan minyak goreng 800 kg.

Kadis Ketapang Kota Kendari, Hasria mengatakan pihaknya hanya akan melaksanakan gerakaan pangan murah  di 48 kelurahan, sebab di kelurahan yang lain telah dilaksanakan tahun lalu.

"Kita kan 65 kelurahan di Kota Kendari ini, tapi hanya 48 kelurahan yang kita lanjutkan. Karna sisanya sudah dilakukan tahun lalu," jelasnya.

Ia mengatakan sampai hari ini pihaknya sudah melaksanakan pangan murah tersebut di empat kelurahan yaitu Kelurahan Dapu - Dapura, Sanua, Sodoha, dan Kelurahan Puungaloba. 

Dengan penerima manfaat sekiranya telah mencapai 1.500 KK. 

Kata dia, gerakan pangan murah ini bertujuan untuk menekan inflasi. Terutama yang disebabkan oleh pangan strategis.

"Sekarang ini memang kita dalam kondisi deflasi,  tapi kita tetap menjaga stabilitas harga supaya tidak meningkat," bebernya.

Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, dimana biasanya harga pangan melonjak naik.

Sehingga dalam gerakan pangan murah ini Pemerintah Kota Kendari memberikan subsidi di beberapa bahan pokok.

Seperti halnya minyak kita dengan harga Rp14.000 disubsidi menjadi Rp11.000 per botol, bawang merah  yang misalnya dibanderol dengan harga Rp30.000 disubsidi Rp5.000 menjadi Rp25.000 per kg.

Ditempat sama Kepala Perum Bulog Sultra, Siti Mardati Saing mengatakan pihaknya menyambut gerakan pangan murah tersebut, sebab sejalan dengan fungsi dari Bulog yaitu keterjangkauan dan stabilisasi harga.

Sehingga ia berterimakasih kepada pemerintah daerah, Kota Kendari khususnya yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan pada prinsipnya Bulog siap menyiapkan stok sesuai dengan komoditi yang dibutuhkan. 

"Per hari Bulog menyediakan 2 ton beras, minyak goreng 6.000 liter, dan gula 500 kg. Tapi kalau memang masyarakat masih membutuhkan kita bisa menambahkan dari jumlah volume yang sudah kita sepakati," ucapnya.

Sementara itu, salah satu warga Puungaloba, Ferayanti  mengaku pangan murah tersebut sangat membantu masyarakat. Sebab Sembako yang dijual jauh lebih murah dari harga pasar.

"Apalagi bulan Ramadhan sudah dekat kan. Jadi sangat membantu. Hanya sayangnya dibatasi pembeliannya, tapi mungkin supaya cukup untuk di kelurahan lain juga," bilangnya.

"Tadi saya beli beras, gula, minyak, tapi kalau untuk minyak dibatasi hanya 2 botol per KK. Tapi kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Kendari telah mengadakan pasar murah ini," tutupnya. (A)