Kepala BPSDM Sanjung Wagub Sultra yang Penuh Dedikasi Perjuangkan Pengangkatan Pegawai Honorer Menjadi PPPK

  • Reporter: La Niati
  • Editor: Dul
  • 04 Mar 2025
  • 2788 Kali Dibaca

KENDARI, KERATONNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sultra terus meningkatkan kompetensi, wawasan dan pengetahuan melalui orientasi pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang VI angkatan XXVII, XXVIII, XXIX dan XXX lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2025. 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M. Ling dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Asrul Lio, Kepala BPSDM Sultra, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Koordinator Widyaiswara dan para widyaiswara BPSDM Sultra, serta para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan BPSDM Sultra, Selasa (4//3/2025). 

Dalam sambutannya, Wagub Sultra, Hugua menyampaikan bahwa orientasi ini sangat penting bagi para peserta PPPK untuk memperkenalkan mereka pada nilai-nilai dasar yang harus dijunjung tinggi sebagai seorang ASN.

"Sebagai seorang pegawai pemerintah harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap pelayanan publik. Orientasi ini adalah awal yang sangat penting untuk memahami dengan jelas apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara," ujarnya.

Wagub juga memberikan apresiasi kepada Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah berkomitmen penuh dalam memfasilitasi acara ini. 

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh tim yang telah bekerja keras untuk memastikan terselenggaranya orientasi ini dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.

Wagub menyampaikan bahwa PPPK berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 yang telah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023, tentang aparatur sipil negara, PPPK merupakan bagian dari ASN yang telah memenuhi syarat dan diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang mempunyai peran penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di daerah.

"Berdasarkan peraturan yang berlaku, PPPK diharapkan dapat bekerja secara profesional, mengedepankan integritas, serta memiliki dedikasi tinggi," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur juga menjelaskan bahwa orientasi ini mengajarkan nilai-nilai inti ASN yang dikenal dengan ASN BER AKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan employed branding yakni melayani bangsa.

Selain itu, Wagub juga mengingatkan nilai dan etika yang harus dijunjung tinggi dalam menjalankan tugas sebagai ASN mencakup kejujuran, transparansi, keadilan, tanggung jawab dan integritas.

Di akhir sambutannya, mantan anggota DPR RI ini berharap melalui kegiatan orientasi ini, seluruh peserta dapat memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab yang akan diemban sebagai PPPK. 

"Mari kita jadikan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan integritas kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kegiatan orientasi ini adalah momentum yang sangat penting untuk mempersiapkan diri sebagai ASN yang handal dan profesional," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Sultra, Syahruddin Nurdin, SE menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Wakil Gubernur Sultra yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri dan membuka kegiatan orientasi ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa pada waktu beliau masih menjadi anggota DPR RI dengan penuh dedikasi memperjuangkan pengangkatan pegawai honorer menjadi PPPK sampai saat ini,” ucapnya. 

Lebih lanjut Syaruddin Nurdi mengungkapkan bahwa orientasi bagi PPPK bertujuan untuk mengembangkan kompetensi melalui penambahan wawasan dan pengetahuan yang bersifat strategis dan praktis sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.

“Peserta pelatihan orientasi PPPk gelombang ke-VI ini terdiri dari empat angkatan dan masing – masing angkatan sebanyak 50 peserta sehingga jumlah peserta pada gelombang ini sebanyak 200 peserta. Orientasi ini akan berlangsung selama empat hari kerja, yang diselenggarakan mulai tanggal 04 sampai dengan 07 Maret tahun 2025 di Hotel Kubra Kota Kendari,” jelasnya. 

Dikatakan bahwa pelaksanaan pelatihan orientasi PPPK ini, dibimbing dan dilatih oleh pemateri dari unsur widyaiswara, pejabat administrator dan pejabat dari instansi teknis.

“Kurikulum yang disampaikan pada kegiatan orientasi PPPK ini terdiri dari dua agenda pembelajaran yaitu genda pertama cerama yaitu ceramah kebijakan pengembangan sumber daya aparatur dan ceramah muatan teknis substansi lainnya, sedangkan agenda ke dua pembelajaran yang teridi dari pengenalan susunan organisasi dan tata kerja, pengenalan jabatan, pengenalan manajemen kinerja organisasi serta, penerapan tugas dan fungsi ASN di tempat kerja,” pungkasnya. (ADV)