Peringati Hari Pangan Sedunia, Dinas Ketahanan Pangan Sultra Laksanakan GPM

  • Reporter: La Niati
  • Editor: Dul
  • 16 Okt 2024
  • 2663 Kali Dibaca

KENDARI,KERATONNEWS.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sultra melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak secara nasional yang dilaksanakan di 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, Rabu (16/10/2024).

Selama dua hari, Gerakan pangan murah tersebut berlangsung di Pelataran Kantor Camat Poasia, Kota Kendari dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-44 Tahun 2024.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ari Sismanto selaku Ketua Panitia menyampaikan dalam laporannya bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia yang diinisiasi oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada tanggal 16 Oktober setiap tahunnya, menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan.


"Pangan merupakan isu krusial baik di tingkat global maupun nasional. Oleh karena itu, melalui GPM serentak ini, kami berupaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Sulawesi Tenggara," ungkapnya. 

Lebih lanjut Ari Sismanto mengungkapkan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan Gerakan 
Pangan Murah ini adalah untuk menghadirkan atau lebih mendekatkan tempat penjualan dan menstabilkan harga bahan pangan pokok dan strategis di tengah-tengah masyarakat serta menjaga daya beli masyarakat pada saat naiknya harga sembako dan kebutuhan lainnya. 

"Bahan pangan yang akan dijual adalah beras medium, beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, bawang putih, dan bawang merah, cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras dan bahan pangan lainnya," jelasnya. 


Selain itu kata Ari Sismanto, Pemerintah Provinsi Sultra juga telah menyalurkan cadangan pangan, seperti beras sebanyak 10 Kg kepada 219.428 keluarga penerima manfaat, yang juga akan dilanjutkan pada bulan Desember. 

Ari menambahkan, hingga saat ini, GPM di Provinsi Sulawesi Tenggara telah dilaksanakan sebanyak 267 kali, termasuk di 17 kabupaten/kota. 

"Kios-kios pangan yang didirikan di sembilan kabupaten/kota berperan sebagai penyeimbang harga, sehingga saat harga komoditas naik di pasar, kios pangan ini dapat menjual dengan harga yang lebih rendah," jelasnya. 

Sementara itu, Pj, Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan GPM Ini, sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.


Dia juga menyoroti pentingnya koordinasi antar stakeholder terkait, seperti Bulog dan Bank Indonesia, dalam menjaga inflasi tetap terkendali di angka 1,06 persen.

Lebih lanjut, Pj. Gubernur Sultra juga menekankan pentingnya upaya mitigasi terhadap dampak musim kemarau yang sedang melanda sebagian wilayah Sulawesi Tenggara, serta perlunya peningkatan koordinasi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.


"Ke depan, kita harus bersatu padu dalam mengendalikan inflasi dan menjaga kestabilan pangan, terutama di wilayah yang angka penganggurannya tinggi serta daerah yang mengalami kemiskinan ekstrem. Man kita bekerja dengan sepenuh hati untuk rakyat Sulawesi Tenggara," terangnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau. (Adv)