Inovasi Disketapang Sultra Melalui Gerakan Hemat Pangan

  • Reporter: La Niati
  • Editor: Dul
  • 05 Jun 2024
  • 2985 Kali Dibaca

KENDARI,KERATONNEWS.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya meningkatkan kualitas ketahanan pangan. Salah satunya dengan Gerakan Hemat Pangan melalui Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penyelamatan Pangan. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra, Ari Sismanto dalam sambutannya mengatakan Gerakan Hemat Pangan ini merupakan inisiatif yang sangat penting dan strategis dalam upaya untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. 


"Melalui gerakan ini, kita diajak untuk lebih bijak dalam mengonsumsi pangan, mengurangi pemborosan, serta memanfaatkan sumber daya pangan yang ada secara optimal," ungkapnya, Rabu (5/6/2024). 

Menurut Ari Sismanto, Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertanian dan perikanan yang luar biasa. Namun, potensi ini harus dikelola dengan baik agar mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan. 


"Dengan adanya Gerakan Hemat Pangan ini, diharapkan kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan pangan yang bijak dan bertanggung jawab," harapnya. 


Kata dia, dengan di terbitkannya Surat Edaran Gubernur, tidak hanya menjadi panduan bagi pemerintah tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Semua pihak diharapkan berperan aktif dalam mendukung gerakan ini, mulai dari rumah tangga, perhotelan, rumah makan, tempat kerja, hingga komunitas-komunitas di lingkungan. 

"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan bahwa tidak ada makanan yang terbuang percuma, serta bahwa setiap individu memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan berkualitas," ujar Ari Sismanto. 


"Saya ingin mengajak kita semua untuk menanamkan semangat Gerakan Hemat Pangan dalam kehidupan sehari-hari. Marilah kita mulai dari hal-hal kecil, seperti mengurangi porsi makanan yang tidak habis, memanfaatkan sisa makanan dengan kreatif, serta mendukung produk pangan lokal yang berkelanjutan. Dengan langkah-langkah sederhana ini, kita dapat memberikan kontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan di daerah kita tercinta," pungkasnya. (Adv)