Dinas Ketahanan Pangan Sultra Edukasi Konsumsi Pangan Lokal Berbasis B2SA kepada Ratusan Siswa SD di Bombana

  • Reporter: La Niati
  • Editor: Dul
  • 01 Mar 2023
  • 3413 Kali Dibaca

BOMBANA,KERATONNEWS.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Konsumsi Pangan fokus menyelenggarakan kegiatan edukasi konsumsi pangan lokal berbasis Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) bagi siswa. 


Salah satu sekolah yang menjadi sasaran edukasi konsumsi pangan lokal berbasis B2SA di Kabupaten Bombana adalah Sekolah Dasar Negeri 47 Lameroro, Kecamatan Rumbia. 


Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2023 ini diikuti sebanyak 200 siswa dari SD Negeri 47 Lameroro. Selain edukasi, Dinas Ketahanan Pangan Sultra juga memberikan makanan B2SA kepada siswa yang menjadi peserta kegiatan. 


Penyelenggara kegiatan edukasi konsumsi pangan lokal berbasis B2SA, Najomawati, SP., M.Si mengungkapkan, sasaran kegiatan ini adalah siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini mengedukasi siswa mengenai makanan pangan lokal yang berbasis B2SA. 


"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsumsi pangan lokal berbasis Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) untuk memutus mata rantai stunting guna mewujudkan generasi yang aktif, sehat dan produktif," ujar Najomawati. 

Dikatakan, pemateri dari Dinas Ketahanan Pangan Sultra menjelaskan kepada para siswa terkait pentingnya mengkonsumsi asupan pangan yang baik terdiri karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur dan buah dengan jumlah yang cukup guna mewujudkan generasi muda yang sehat, aktif dan produktif.


Dijelaskan bahwa beragam artinya pangan yang dikonsumsi berbagai macam, baik hewani maupun nabati, baik sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Setiap jenis/kelompok pangan mempunyai kelebihan atau kekurangan nutrisi/gizi tertentu, sehingga dengan mengkonsumsi pangan yang beragam maka nutrisi/gizi dari berbagai pangan saling menutupi sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.

Sementara bergizi artinya pangan yang dikonsumsi harus mengandung gizi. Gizi adalah unsur yang ada dalam makanan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh tubuh. Manfaat itu antara lain memelihara tubuh serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memproduksi energi, mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral serta cairan tubuh lainnya, sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit.


Seimbang artinya pangan yang dikonsumsi harus seimbang dari berbagia jenis/kelompok pangan serta sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Konsumsi pangan dikatakan seimbang tergantung pada umur, jenis kelamin, aktivitas, ukuran tubuh dan keadaan fisiologi. Seimbang disini maksudnya adalah: Seimbang jumlah antar kelompok pangan (pangan pokok, lauk pauk, sayur dan buah), Seimbang jumlah antar waktu (3 kali makan sehari)

Aman artinya pangan yang dikonsumsi bebas dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat menganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia baik secara langsung ataupun tidak langsung (jangka panjang).


"Sejak dini mengedukasi anak bahwa mengonsumsi makanan itu penting mengonsumsi makanan yang lengkap unsur gizinya yang mengandung B2SA. Kita berharap, anak-anak tidak hanya mengonsumsi makanan yang instan yang hanya mengandung karbohidrat, tetapi mereka sudah memilih makanan yang beragam, bergizi seimbang dan aman," jelas Najomawati. (Adv)